Saya adalah seorang laki-laki yang
sedang mencari makna hidup, arti napas, yang sedang belajar mencari arti
kehadiran demi kehadiran dan kepergian demi kepergian… Saya adalah pria di
titik NOL di
kebun kehidupan yang tidak memiliki apa yang seharusnya saya miliki karena
pecinta ILLAHI konon hanya ingin memiliki dan dimiliki ALLAH, ingin
menjadi TIADA hingga bertahta ALLAH saja, hingga tinggal jiwa sederhana
tanpa berbalut dunia.
Saya adalah manusia yang sedang mencoba
belajar tentang arti IKHLAS, arti SABAR, arti MENCINTAI dan DICINTAI,
arti MEMAAFKAN, arti TAWAKAL, arti TIADA-ADA-TIADA, bukankah tak ada
yang abadi dibumi ini, bahagia tak abadi, deritapun tak abadi, dan insya
ALLAH apa yang saya tulis disini bisa memberi sedikit pelajaran
untuk mencintai dan mengobati luka sekaligus dan yang pasti saya sedang
mencari ridho ILLAHI pemilik napas saya agar ketika saya pulang,
mudahlah sakaratul maut saya..
Nobody ever can stop me writing…If there were no ink, I would use ash. If there were no ash, I would use stone. If there were no stone, I would use my sweats or my tears or my bloods…And if my hands were unable to write something anymore, I would beg ALLAH to allow me, to ask the sky, to ask the trees or the ocean to help me keep writing my ideas in their silence…Selamat berbagi di kebun saya ini, semoga memberi keteduhan dan kelembutan, semoga dapat mengobati luka, semoga dapat membuat senyum, dan semua yang indah datangnya dari ALLAH, dan yang salah datangnya dari saya, mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan dengan hati.. saya hanya manusia :)Regards with my sincerely smile,Untukmu yang merindukanmu ,.:
Juicca Ratieh Az-zahra


Tidak ada komentar:
Posting Komentar